Oleh: ayury | April 6, 2009

Derita kita

Di atas tanah yang kaya  nampak termenung sebuah insan tak berdaya

Terjerat dibalik tirani jeratan kehidupan,

Terlalu ramai sudah badan yang menjerit lapar ,

Dari ujung jalan dan trotoar gang-gang kehidupan

Lunglai lemas badan -badan tak berdosa ditangan kedzaliman penguasa,

Teriak bocah ditengah malam yang buta ,

Menahan jerit dan laparnya tubuh yang merapuh,

Baju lusuh jadi tontonan di sepanjang pemandangan,

Terkesan indah dan di biarkan……,

Tanah ini menangis menatap penguasa yang Apatis,

Topi hitam di balik jas yang indah

Tak perduli dengan mata tak nampak darah,

Menjerit-jerit hingga habis suara ini,

Dengan tenang dan melenggang

Berjalan diatas bumi Tuhan ,

Sambil berjalan tanpa kesan

Dari  tangan penguasa yang jahanam,

Hey…….kau putra bangsa bukankah  tahu  siapa kita …

Jangan biarkan tanah ini bertumpah darah ,

Bukan karean berjuang melawan penjajah ,

Berperang melawan kesengsaraan dan gelisah,

Lihat laut yang  luas harus kah menyempit,

tak pernah tersisa karenanya ,

terkuras jelas ditangan kotor manusia  hina,

Dengar putra bangsa kita dan kitalah

Yang merasakan ulah -ulah jahil tangan penguasa.

Bergerak maju dengan satu tujuan ,

Jadikan tanah ini  tempat berteduh dan senantiasa di ridhoi tuhan…


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.