Oleh: ayury | April 6, 2009

Tahukah Dia

Dalam menjelang malam gulita

Sepintas wajah dipujanya

Dimanja dikenang dalam hayalnya

Tanpa seorangpun tahu akan dirinya

Tertawa bahagia mendengar katanya

Sekian tahun yang tak lagi ada

Termenung lagi dibuatnya

Menitikkan air mata mengingatnya

Menjadi terbaik demi katanya

Tak ada pula yang peduli padanya

Seribu cara dicobanya

Hanya kata maki didapatnya

Tetap tersenyum dalam imaji

Meski terjadi hanya dalam diri

Sekedar menghujani diri

Agar terus berjalan dan tetap berdiri

Tak satupun insan mengenalnya

Tak pula bisa dijawabnya

Hanya sebuah harap dan doa

Badan berbalut kain dan selamanya

Hanya mimpi dan imaji

Menjadi setia dan abadi menemani

Dari setiap perjalanan naluri

Tersenyum dan tersenyum selamanya

Sampai pada kata tinggal abadi selamanya


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.